Saudaraku seiman...............
Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita seringkali dihadapkan dengan berbagai permasalahan dan musibah.
Ada di antara kita mungkin yang mengeluh, mengapa penderitaan dan musibah selalu melanda, seolah-olah tiada ujungnya. permasalahan satu selesai datang permasalahn yang lain.
Saudaraku, hendaklah semua urusan kita serahkan kepada Allah setelah kita berusaha untuk mengatasi berbagai tantangan yang kita hadapi.
Ingatlah selalu, setiap musibah yang menimpa kita, baik itu terhadap diri, keluarga dan harta kita, pasti ada HIKMAH dibalik itu semua, bahkan musibah itu adakalanya menjadi sarana untuk menghapus dosa-dosa kita.
Semoga penjelasan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ini menjadi obat penawar bagi setiap pribadi mukmin agar terus bersabar ketika musibah menimpa.
Dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda :
"Sesungguhnya besarnya pahala itu sesuai dengan besarnya ujian, dan jika Allah mencintai suatu kaum niscaya Dia mendatangkan ujian kepada mereka. Barangsiapa ridha, maka ia mendapatkan keridhaan-Nya. Dan Barangsiapa yang marah, maka ia mendapatkan kemarahan-Nya" (HR Tirmidzi, dia berkata : Hadits hasan dan disepakati oleh al Albani)
Dari Abu Said dan Abu Hurairah radhiyallahu 'anhuma, keduanya berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda :
"Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu musibah, kesempitan, kesusahan, kegundahan atau kesedihan, kesakitan serta kemurungan hingga duri yang menusuknya, melainkan dengan itu semua Allah menghapus kesalahan-kesalahannya" (Muttafaqun alaihi)
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata, rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda :
"Sesungguhnya seorang mukmin atau mukminah akan terus menerus tertimpa ujian baik pada tubuh, harta, maupun anaknya, hingga ia bertemu dengan Allah (wafat) tanpa membawa dosa sedikit pun" (HR Ahmad dalam Musnadnya dan dihasankan oleh Al-Arna'uth)
Dari Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu, ia berkata, Rasulullahi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda :
".....tidaklah seorang muslim tertimpa sesuatu yang menyakitkan dirinya, seperti penyakit atau yang lainnya, melainkan dengan itu Allah hapuskan kesalahan-kesalahannya sebagaimana dedaunan yang berguguran dari pohonnya" (HR Muslim)
Dari Abu Sa'id Al-Khudry radhiyallahu 'anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda :
'Rasa pusing yang menimpa seorang mukmin, atau duri yang menusuknya, atau sesuatu yang menyakitinya, maka dengan itu semua Allah angkat derajatnya pada hari kiamat, dan dihapuskan dosa-dosanya" (HR Ibnu Abi Dunya dan dishahihkan oleh Al Albani)
Saudaraku seiman, ingatlah selalu nasehat nabawi ini, semoga Allah menjadikan kita termasuk orang yang selalu sabar ketika musibah datang menimpa. Amiiin
Posted by
NdHi3t'z bLo9

0 komentar:
Posting Komentar